Teleskop Terbesar di dunia akan segera dibangun setelah di setujui oleh The European Southern Observatory (ESO) , Organisasi gabungan negara Eropa untuk penelitian Astronomi.

Perangkat Astronomi supermahal ini akan dibangun di gurun Atacama Chile. Chile sendiri memang menjadi negara favorit Astronom untuk mengamati Angkasa. Saat ini di Chile juga terdapat Teleskop raksasa ALMA milik Organisasi Astronomi dunia.

"Keputusan telah dibuat oleh dewan ESO yang artinya Teleskop ini sudah bisa dibangun" kata Tim de Zeeuw , Direktur umum ESO - dilansir space.com 


ESO/L. Calcada


Proyek ini sendiri telah di setujui ESO tahun 2012 lalu akan tetapi pembangunannya baru bisa dimulai jika total dari biaya yang dibutuhkan mencapai 90% . Total dana minimum 90% itu sendiri mencapai 1,083 miliar Euro atau lebih dari 20 triliun rupiah.

Persetujuan dari Dewan ESO kali ini tentu menandakan bahwa dana yang terkumpul sudah mencukupi dan persyaratan lainnya sudah terpenuhi sehingga Teleskop sudah bisa dibangun.

Jika sudah rampung, Teleskop superbesar ini mampu memetakan Angkasa melebihi dari Teleskop dibumi lainnya. Secara spesifik Tim de Zeeuw menambahkan bahwa teleskop ini memungkinkan Astronom menemukan dan menganalisa Ekso-Planet seukuran Bumi dengan mudah serta mampu mempelajari Gugusan bintang di Galaksi lain dengan lebih detail.