Pembaca budiman teknosains, kini penulis akan memberikan sebuah informasi terkait “Peta Materi Gelap & Historis Alam Semesta".


Dalam kosmologi, struktur materi di Alam Semesta terbagi menjadi 3 yakni Materi Barionik (Barionic Matter), Materi Gelap (Dark Matter) & Energi Gelap (Dark Energy). Namun hingga saat ini eksensitas terkait “Materi & Energi Gelap" di Alam Semesta, hanya sebatas sebuah misteri, karena masih dalam sebuah teori.


Begitu juga dengan "Historis Alam Semesta". Alam Semesta diciptakan sama hal dengan makhluk hidup lain-nya, yang mana ia mengalami suatu kelahiran, ekspansi dan kehancuran. Itulah yang dimaksud dengan  "Historis Alam Semesta". Tapi kini penulis memberikan sebuah informasi ter-update. 



       TEKNOSAINS – 2 Juli 2015, Para peneliti dari National Astronomical Observatory of Japan (NAOJ), Universitas Tokyo & Lembaga lainnya membuat sebuah inovasi untuk melakukan survei untuk mengetahui distribusi materi gelap di alam semesta.

Inovasi yang mereka buat adalah Hyper Suprime-Cam, merupakan kamera wide-area dengan kualitas 870 juta piksel, terpasang pada Subaru Telescope di Hawaii.


Pemetaan materi gelap atas wilayah yang luas adalah kunci untuk memahami sifat-sifat energi gelap,yang mengontrol perluasan Alam Semesta. Hasil awal menunjukkan bahwa dengan teknik penelitian saat ini (Hyper Suprime-Cam), para peneliti dapat mengetahui bagaimana distribusi materi gelap di Alam Semesta telah berubah dari waktu ke waktu,mengungkap misteri energi gelap, dan menjelajahi sejarah ekspansi alam semesta dengan rinci. 


Sumber : sciencedaily