Jakarta Tenggelam Tahun 2030 ?
|Shares :

Jakarta Tenggelam Tahun 2030 ?


Tanpa kita sadari bahwasanya menurut penelitian para pakar Geodesi (ilmu kebumian), kondisi tanah di Jakarta mengalami penurunan yang cukup signifikan. Rata rata tanah Jakarta turun 7,5 centimeter per tahun karena pengerukan air tanah secara besaran. Kondisi ini sudah terjadi semenjak 20 tahun lalu. Penyebab utama nya adalah resapan air tanah akibat banjir, aliran dari rumah dan banyaknya Gedung pencakar langit dengan bobot luar biasa.

Tim dari Kelompok Keilmuan Geodesi Institut Teknologi Bandung (ITB) yang melakukan kajian subsidensi permukaan tanah di 23 titik di sekitar Jakarta menyimpulkan, penurunan permukaan tanah bervariasi, 2 sentimeter hingga lebih dari 12 cm selama 10 tahun sejak 1997 hingga 2007.

Hasanuddin Z Abidin, salah seorang peneliti, dulu pernah menyatakan, sebagian besar kawasan barat hingga utara Jakarta mengalami penurunan tanah antara 5 cm dan 12 cm. Adapun wilayah tengah hingga timur penurunan tanahnya hingga 5 cm. Penurunan kawasan timur laut hingga selatan berkisar 2-4 cm.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Chairul Tanjung menyebut Mantan Presiden Soeharto (Alm), sudah mengetahui kondisi Jakarta tersebut. Bahkan dari analisanya, Jakarta bisa tenggelam pada 2030 mendatang jika tidak dilakukan apa apa.

"Setiap tahun bertambah turun. Hasil survei dan analisa 2030 sebagian besar Jakarta dan Monas simbol Jakarta akan tenggelam. Akan kena banjir. Turunnya tanah cepat naiknya sehingga permukaan laut naik," ucap CT sapaan akrabnya di Kawasan Pluit, Jakarta, Kamis (9/10).

Permasalahan ini sudah diketahui pemimpin dulu mulai Pak Soeharto dan Gubernur Soerjadi Soedirdja, tahun 1994 tepatnya 20 tahun lalu. Sehingga, semenjak 20 tahun yang lalu itu juga telah dicanangkan untuk membangun tanggul raksasa atau Giant Sea Wall di Jakarta.

Namun, lanjut Ct, dulu hanya sebatas wacana dan baru bisa diimplementasikan dan di ground breaking hari ini. "Tapi lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali. Disaat sela sela keterlambatan," tegasnya.

Tags : #sains #bumi


SHARES :


Budy K's Avatar

Sains & Teknologi Enthusiast, Software Developer. Check my profile!
> 75% komen akan dibalas. Mohon sabar ya. Simpan halaman ini dan cek kembali lagi

Comments

* Email will not be published


    Privacy .ToS .Contact Us
    © 2017 Teknosains