proses pembuatan Orion

Image Credit: NASA/Rad Sinyak

  Kapsul Orion saat masih dalam proses perakitan di fasilitas Antariksa NASA. Tampak para pekerja sedang mengamati Kapsul Orion berbalut lapisan berwarna Chromium


Beberapa hari yang lalu kapsul antariksa NASA Orion berhasil kembali ke Bumi setelah mengangkasa di Orbit bumi. Salah satu tujuan utama Flight-test ini adalah untuk mengetahui ketahanan Orion saat melintasi Atmosfir bumi sampai kembali ke permukaan.

berikut fakta-fakta Orion dalam perjalanannya kembali ke Bumi 

  • Saat mencapai lapisan terluar Atmosfir Bumi, Orion melajut dengan kecepatan 20,000 mph 
  • Saat itu pula Orion mulai 'merasakan' panasnya tumbukan dengan Atmosfir bumi. Hal ini membuat Mission Control NASA kehilangan kontak dengan Orion sekitar 2,5 menit.
  • Gelombang/lapisan plasma super panas akibat tumbukan astmosfir dengan Orion memblokir komunikasi baik dari Mission Control ke Orion maupun sebaliknya.
  • Suhu terpanas yang dialami Orion saat menembus Atmosfir Bumi mendekati 4000o  Fahrenheit atau 2200o Celcius. melebih titik lebur Besi yaitu 1536 °C
  • Saat mendekati permukaan bumi (mendarat di lautan Pasifik) Orion akan melepaskan 8 parasut yang akan memperlambat lajunya dari 300mph menjadi 20mph. Dengan begitu Orion akan jatuh di permukaan laut dengan aman. 


Orion masih akan menjalani serangkaian percobaan dimasa mendatang sebelum misi Utamanya membawa Manusia ke sekitar Bulan, Asteroid dan Mars.