Apa itu Sinyal Analog Komposit dan Sinyal Digital?
|Shares :

Apa itu Sinyal Analog Komposit dan Sinyal Digital?

Sering kali kita mendengar istilah ini terutama saat belajar Fisika dulu atau saat kuliah di bidang Elektonika atau Komputer. 

Bagi yang mengeluti bida Komputer atau informatika, tak jarang masih ada yang belum memahami apa itu dan bagaimana Data di kirimkan lewat jaringan ke jaringan lain, Data di transformasi dari bit ke bit, apa itu kecepatan transfer data dsb.

Dalam istilah komputer, pengiriman data diukur dengan satuan kecepatan Bit per Second (bps) atau Bit per Detik . Dalam dunia elektonika ada perangkat yang menggunakan sinyal Analog dan ada juga yang menggunakan sistem sinyal digital. keduanya mempunyai kelebihan masing-masing dan fungsi khusus. 

Sinyal Analog Komposit

Sinyal analog dalam kondisi nyala sebenarnya merupakan gabungan dari beberapa sinyal sinus. Sinyal ini disebut dengan sinyal komposit.

Sebagai ilustrasi perhatikan Gambar 1. Gambar 1 pada sisi atas merupakan sinyal komposit, sedangkan pada sisi bawah merupakan hasil dekomposisi dari sinyal komposit.

Sinyal pertama pada persamaan 2a disebut dengan harmonik pertama, sinyal kedua pada persamaan 2b disebut harmonik ketiga dan sinyal terakhir pada persamaan 2.6c disebut harmonik kesembilan.


Gambar 1


Sinyal Digital


Sinyal digital adalah diskrit. Sinyal digital tidak memiliki amplitudo yang kontinyu sepanjang waktu. Seperti dijelaskan pada bagian awal dari bab ini bahwa apabila bit-bit diinginkan untuk ditranmisikan melalui media komunikasi dalam bentuk sinyal digital maka bit-bit tersebut harus ditransformasi ke dalam bentuk gelombanglistrik.

Misalnya bit 1 diwakili oleh tegangan listrik +1 volt dan bit 0 diwakili olehtegangan listrik -1 volt. Representasi sinyal listrik semacam ini merupakan bentuktransformasi paling sederhana dimana 1 level tegangan sinyal listrik mewakili 1 bit datadigital.

Pada keadaan nyata, 1 level tegangan sinyal digital dapat mewakili beberapa bitdata digital dengan tujuan untuk meningkatkan kecepatan pengiriman data. Sebagaiilustrasi perhatikan Gambar 2.



Gambar 2.


Dalam Gambar 2 bagian atas terlihat bahwa dalam 1 detik terdapat 8 bit data.
Karena itu dikatakan bahwa kecepatan pengiriman data untuk gambar pada bagian atas
adalah 8 bit per second (bps).

Sedangkan pada gambar bagian bawah dalam 1 detik
terkirim sebanyak 16 bit. Karena itu kecepatan pengiriman data adalah 16 bps. Terbukti
bahwa dengan membuat 1 level tegangan mewakili 2 bit data, kecepatan pengiriman data
sekarang meningkat 2 kali lipat.


Pada Gambar 2 bagian bawah juga terlihat agar 1 level tegangan merupakan
representasi dari 2 bit data maka secara keseluruhan dibutuhkan sebanyak 4 level
tegangan. Dimana tegangan +1 volt mewakili bit 11, tegangan +0,5 volt mewakili bit 10,
tegangan -0,5 volt mewakili bit 01, dan tegangan -1 volt mewakili bit 00.
Hampir semua sinyal digital bersifat tidak-periodik.

Karena itu sinyal digital tidak memiliki properti periode dan frekuensi sebagaimana halnya pada sinyal analog periodik.


Satuan ukur yang secara umum digunakan pada sinyal digital adalah bit rate. Bit rate didefinisikan sebagai jumlah bit yang terkirim dalam 1 detik yang dinyatakan dengan satuan bit per second (bps).

Source & reference : binus.ac.id

Tags : #teknologi


SHARES :


Budy K's Avatar

Sains & Teknologi Enthusiast, Software Developer. Check my profile!
> 75% komen akan dibalas. Mohon sabar ya. Simpan halaman ini dan cek kembali lagi

Comments

* Email will not be published


    Privacy .ToS .Contact Us
    © 2017 Teknosains